<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Mahasiswa</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/25" rel="alternate"/>
<subtitle>Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika</subtitle>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/25</id>
<updated>2026-05-02T20:21:08Z</updated>
<dc:date>2026-05-02T20:21:08Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengembangan Buku Suplemen Matematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan pada Siswa Kelas 1 SD Negeri 1 Landungsari</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4787" rel="alternate"/>
<author>
<name>Wiranto, W</name>
</author>
<author>
<name>Arifendi, RF</name>
</author>
<author>
<name>Sari, NK</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4787</id>
<updated>2025-11-07T07:36:06Z</updated>
<published>2025-11-28T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Buku Suplemen Matematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan pada Siswa Kelas 1 SD Negeri 1 Landungsari
Wiranto, W; Arifendi, RF; Sari, NK
Metode belajar siswa bervariasi, sehingga sebaiknya mereka memiliki akses ke sumber belajar yang dapat mereka manfaatkan sendiri. Ada yang cepat menyerap informasi, sementara yang lain membutuhkan waktu. Hal ini terutama berlaku bagi siswa kelas satu SD Negeri 1 Landungsari, yang tidak menggunakan buku teks dari luar dan hanya menggunakan lembar kerja sekolah. Buku Suplemen Matematika merupakan sumber belajar yang dapat dibuat untuk mendukung pembelajaran. Untuk membantu siswa lebih memahami topik yang diajarkan, Buku Suplemen ini dilengkapi dengan aktivitas berbasis praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik buku suplemen ini membantu siswa kelas satu di SD Negeri 1 Landungsari memahami konsep penjumlahan dasar, serta seberapa bermanfaat buku ini bagi guru dan siswa dalam proses pembelajaran ketika ADDIE sedang berkembang pada siswa kelas satu.  &#13;
Melalui metode penelitian pengembangan ADDIE, penelitian dilakukan di SDN 1 Landungsari khususnya pada Siswa kelas 1 SD dengan fokus mengatasi kesulitan siswa dalam memvisualisasikan dan memahami konsep penjumlahan dasar serta dapat mengenal angka-angka matematika. Berdasarkan hasil validasi, Buku Suplemen yang dibuat mendapat penilaian 88% ahli materi dan 92% ahli media, yang menunjukkan validitasnya tinggi. Penelitian membuktikan efektivitas suplemen buku cerita karakter yaitu Petualangan Matematika Hana Belajar berhitung sambil bertualang dapat meningkatkan pemahaman siswa khususnya pada siswa kelas 1 SD dapat memahami konsep dasar perhitungan, yang ditandai dengan peningkatan total nilai rata-rata yaitu sebesar 85%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa suplemen buku cerita karakter yaitu Petualangan Matematika Hana Belajar berhitung sambil bertualang dapat menjadi alat bantu pembelajaran yang efektif dan bersifat naratif (visual) untuk membantu siswa kelas 1 SD dalam memahami konsep perhitungan dasar matematika secara konkret dan mendalam.
</summary>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengembangan Media Math Polly Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Kelipatan di SDN Merjosari 1 Kota Malang</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4786" rel="alternate"/>
<author>
<name>Bili, H</name>
</author>
<author>
<name>Setiawan, R</name>
</author>
<author>
<name>Wijaya, EMS</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4786</id>
<updated>2025-11-07T07:28:20Z</updated>
<published>2025-11-28T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Media Math Polly Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Kelipatan di SDN Merjosari 1 Kota Malang
Bili, H; Setiawan, R; Wijaya, EMS
Ketersediaan media pembelajaran yang inovatif seperti Math Polly berperan penting dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika, khususnya pada materi kelipatan di jenjang sekolah dasar. Media ini tidak hanya mendukung proses belajar yang lebih interaktif, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yang mencakup tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebarluasan). Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 17 Maret 2025 di SDN Merjosari 1 Kota Malang, diketahui bahwa pemahaman siswa kelas V terhadap materi kelipatan masih tergolong rendah. Hal ini ditunjukkan melalui hasil tes formatif, di mana dari 28 siswa, hanya 15 siswa yang memperoleh nilai diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, sementara 13 siswa lainnya masih berada di bawah KKM. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar: (1) guru dapat memanfaatkan media Math Polly sebagai sarana pembelajaran alternatif yang interaktif; (2) pihak sekolah memberikan dukungan terhadap pengembangan serta pemanfaatan media digital berbasis permainan edukatif; dan (3) peneliti selanjutnya dapat memperluas cakupan materi dalam media Math Polly atau mengintegrasikannya dengan teknologi yang lebih mutakhir.
</summary>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengembangan LKPD Interaktif Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Bentuk Aljabar Untuk Kelas VII SMP PGRI 01 Dau</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4653" rel="alternate"/>
<author>
<name>Moi, MM</name>
</author>
<author>
<name>Arifendi, RF</name>
</author>
<author>
<name>Sari, NK</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4653</id>
<updated>2025-08-14T04:32:04Z</updated>
<published>2025-08-28T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan LKPD Interaktif Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Bentuk Aljabar Untuk Kelas VII SMP PGRI 01 Dau
Moi, MM; Arifendi, RF; Sari, NK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi bentuk aljabar untuk kelas VII SMP PGRI 01 Dau yang memiliki kevalidan dan keefektifan. Pengembangan yang digunakan mengadopsi model ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluations. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa LKPD interaktif berbasis PBL sangat valid dan efektif untuk digunakan di sekolah, rata-rata penilaian ahli materi 92,85% dan ahli media 96,66%. Respon peserta didik juga menunjukkan bahwa LKPD sangat efektif rata-rata 92,30%. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada nilai rata-rata antara pre-test dan post-tes sebesar 27,84, dengan rata-rata nilai pretest 52,88 dan rata-rata nilai post-test 80,72. Hasil ini menunjukkan bahwa LKPD interaktif berbasis PBL dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk  memahami materi bentuk aljabar.
</summary>
<dc:date>2025-08-28T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Berbasis Permainan Edukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Pecahan Siswa Kelas IV SDN 1 Landungsari Malang</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4626" rel="alternate"/>
<author>
<name>Mema, YB</name>
</author>
<author>
<name>Wijaya, EMS</name>
</author>
<author>
<name>Setiawan, R</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4626</id>
<updated>2025-08-14T02:59:09Z</updated>
<published>2025-08-28T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Berbasis Permainan Edukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Pecahan Siswa Kelas IV SDN 1 Landungsari Malang
Mema, YB; Wijaya, EMS; Setiawan, R
Proyek ini bertujuan untuk menyediakan materi pembelajaran berbasis permainan monopoli edukatif untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan oleh siswa sekolah dasar kelas empat. Analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi adalah lima fase model ADDIE yang digunakan untuk melaksanakan pengembangan. Karena strategi pengajaran yang kurang menarik dan kurangnya keterlibatan, pemahaman siswa yang buruk terhadap konten pecahan menjadi masalah utama yang teridentifikasi. Peneliti mengatasi hal ini dengan membuat media yang memadukan komponen pembelajaran dan permainan untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Temuan validasi media sangat baik, dengan 92,85% dari ahli materi dan 92,85% dari spesialis media. Skor rata-rata siswa pada lembar aktivitas siswa dan hasil belajar selama penelitian masing-masing adalah 85,00% dan 84,50%. Hasil ini menunjukkan seberapa baik media monopoli berbasis permainan edukatif mendukung pemahaman konsep pecahan oleh siswa sekolah dasar
</summary>
<dc:date>2025-08-28T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
