<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Teknik Sipil</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/81" rel="alternate"/>
<subtitle>Program Studi S1 Teknik Sipil</subtitle>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/81</id>
<updated>2026-05-04T15:03:35Z</updated>
<dc:date>2026-05-04T15:03:35Z</dc:date>
<entry>
<title>Efisiensi Pemberian Air Pada Jaringan Irigasi Bendung Mangge Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4738" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ewu, F</name>
</author>
<author>
<name>Khaerudin, DN</name>
</author>
<author>
<name>Suhudi, S</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4738</id>
<updated>2025-11-04T04:46:01Z</updated>
<published>2025-11-28T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efisiensi Pemberian Air Pada Jaringan Irigasi Bendung Mangge Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo
Ewu, F; Khaerudin, DN; Suhudi, S
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efisiensi air sistem irigasi Bendungan Mangge di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi jaringan irigasi di wilayah tersebut adalah distribusi air yang belum optimal, yang disebabkan oleh kondisi fisik saluran dan bangunan penopang yang buruk. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, perhitungan kebutuhan air tanaman (Net Farm Requirement/NFR), evaluasi efisiensi irigasi menggunakan pendekatan KP-03, dan analisis kehilangan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi jaringan irigasi berkisar antara 60 hingga 70 persen. Rembesan, penguapan, perkolasi, dan kerusakan sistem irigasi merupakan penyebab utama kehilangan air. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja irigasi secara keseluruhan, kondisi fisik infrastruktur irigasi dan sistem manajemen distribusi air perlu ditingkatkan.
</summary>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Parkir di Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Syarief Al Qodri Kota Malang</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4085" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kila, M</name>
</author>
<author>
<name>Arifianto, AK</name>
</author>
<author>
<name>Yurnalisdel, Y</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4085</id>
<updated>2025-03-05T07:24:48Z</updated>
<published>2024-10-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Parkir di Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Syarief Al Qodri Kota Malang
Kila, M; Arifianto, AK; Yurnalisdel, Y
Rute utama yang menghubungkan Jalan Ade Irma Suryani Kota Malang dan Jalan Kapten Piter Tendean adalah Jalan Alternatif Syarief Al Qodr. Pertokoan dan pusat perbelanjaan terletak di sisi kiri dan kanan rute. Akibatnya, kemacetan lalu lintas dan pemberhentian mendadak sering terjadi di jalan, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk mobil parkir. Hal ini menyebabkan pengemudi meremehkan kendaraan lain di rute tersebut, sehingga mengubah kapasitasnya dan menambah jumlah kendaraan yang lewat.&#13;
Berdasarkan hasil analisis karakteristik parkir, mobil yang terparkir sebanyak 216 unit, volume parkir rata-rata 229 unit, akumulasi parkir total 52 unit, dan waktu parkir rata-rata kendaraan roda empat 29 menit, kendaraan roda dua 20 menit, dan kendaraan berat 60 menit per kendaraan. Kapasitas Jalan Syarif Al Qodri Kota Malang adalah smp/jam. Pada titik pengamatan I, derajat kejenuhan sama dengan besarnya tingkat pelayanan F. Jalan Syarif Al Qodri Kota Malang memiliki nilai derajat kejenuhan yang lebih besar dalam kinerjanya, yaitu 1,82. Kemacetan durasi pendek berdampak pada pengemudi apabila hambatan lalu lintas internal menyebabkan kepadatan lalu lintas tinggi, permintaan mendekati kapasitas, kecepatan kadang-kadang terhenti, dan derajat pelayanan jalan F tidak merata. dan 3047 s/h mengurangi kecepatan lalu lintas pada rute tersebut.
</summary>
<dc:date>2024-10-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Penerapan Uji Lentur dan Lendutan Ecobrick Sebagai Lantai Dasar Saluran Irigasi</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4084" rel="alternate"/>
<author>
<name>Dairo, YAM</name>
</author>
<author>
<name>Khaerudin, DN</name>
</author>
<author>
<name>Wijaya, HS</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4084</id>
<updated>2025-03-05T07:24:48Z</updated>
<published>2024-10-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Penerapan Uji Lentur dan Lendutan Ecobrick Sebagai Lantai Dasar Saluran Irigasi
Dairo, YAM; Khaerudin, DN; Wijaya, HS
Salah satu bahan yang dapat bermanfaat bagi lingkungan adalah ecobrick. Tujuan dari upaya Ecobrick untuk memberikan dampak positif terhadap pembangunan adalah sama. Dalam karya ini, penulis menggunakan metodologi eksperimental. Kekuatan lentur dan lendutan pelat lantai merupakan karakteristik yang diteliti karena lantai pondasi sistem irigasi terbuat dari material ecobrick. Untuk penelitian ini, diperlukan data primer dan sekunder. Data lisan dan perilaku subjek penelitian dianggap sebagai data primer. Informasi yang diperoleh dari dokumen grafis, foto, film, rekaman video, objek, dan sumber lain yang dapat meningkatkan data utama dianggap sebagai data sekunder, menurut Siyoto dan Sodik (2015). Penelitian ini melibatkan observasi dan dokumentasi ecobrick melalui penggunaan fitur-fitur yang ditentukan dalam tinjauan teoritis. Peneliti akan mengamati ecobrick, yang secara historis merupakan bagian mendasar dari sistem irigasi. Analisis dokumentasi dan data observasi, bersama dengan teori-teori terpadu dari tinjauan pustaka yang disusun, akan memberikan parameter untuk penelitian ecobrick dan menetapkan kesesuaiannya sebagai komponen yang menyusun lantai saluran irigasi ecobrick. Temuan yang diperoleh dari evaluasi karakteristik material yang terdiri dari agregat halus dan kasar adalah sebagai berikut: Terdapat variasi 250,06% pada nilai kekuatan lentur pelat lantai antara nilai teoritis dan nilai uji, dan perbedaan 69,078% pada momen uji dari momen teoritis. Hasil tersebut berdasarkan hasil pengujian dan perhitungan nilai uji kuat lentur dan lendutan ecobrick sebagai pelat lantai dasar saluran irigasi. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh momen rerata maksimum untuk 4 buah sampel benda uji pelat lantai yaitu P.teori 3,599 kg.m, P.pengujian 900 kg, dan M.teori yang diperoleh sebesar 3.387,50 kg.m, dan nilai M.pengujian yang diperoleh sebesar 234 kg.m. Analisis dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Plat Beton Murni menghasilkan hasil sebesar Rp. 142.400,00. Sedangkan perhitungan RAB Plat Beton Variasi Plastik PET menghasilkan hasil sebesar Rp. 135.200,00
</summary>
<dc:date>2024-10-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Jalan Berkeselamatan Pada Ruas Lintas Kalimantan Poros Utara Kabupaten Sambas (Studi Kasus Jl. Lintas Kalimantan Poros Utara, Kecamatan Sajingan Besar, Sambas)</title>
<link href="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4083" rel="alternate"/>
<author>
<name>Primasworo, RA</name>
</author>
<author>
<name>Arifianto, AK</name>
</author>
<author>
<name>Jaswan, Jaswan</name>
</author>
<id>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4083</id>
<updated>2025-03-05T07:24:47Z</updated>
<published>2024-10-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Jalan Berkeselamatan Pada Ruas Lintas Kalimantan Poros Utara Kabupaten Sambas (Studi Kasus Jl. Lintas Kalimantan Poros Utara, Kecamatan Sajingan Besar, Sambas)
Primasworo, RA; Arifianto, AK; Jaswan, Jaswan
Kabupaten Sambas memiliki luas wilayah 639.570 H atau 4,36% dari total luas Provinsi Kalimantan Barat. Jalur lalu lintas ini merupakan salah satu jalur utama keluar masuk wilayah negara, dan sering dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk berlibur maupun berbisnis. Keselamatan transportasi dan jalan raya merupakan kondisi yang melindungi setiap orang dari kecelakaan yang disebabkan oleh manusia, kendaraan, dan lingkungan. Angka Kecelakaan dan nilai z-score yang tinggi akan meningkatkan tingkat keselamatan pada jalur aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan jalur aman pada sumbu utara lintas Kalimantan Kabupaten Sambas.&#13;
Metodologi kuantitatif digunakan dalam analisis. Studi empiris di mana data dapat dihitung, dengan fokus pada pengumpulan dan analisis data numerik. Tanpa rekayasa, penelitian deskriptif menjelaskan suatu item atau topik yang diteliti. Investigasi dilakukan di ruas jalan Trans Kalimantan Poros Utara di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, dengan bentang sepanjang 7 kilometer antara kilometer 18 dan 23. penelitian ini menggunakan metode yang menghasilkan tingkat kecelakaan dan pembobotan yaitu Accident Rate dan EAN dalam perhitungan tingkat kecelakaan digunakan persamaan total angka kecelakaan EAN 49 angka kecelakan Z-score untuk angka kecelakaan BKA pada jalan lintas kalimantan poros utara adalah 239 angka kecelakaan penambahan rambu marka jalan, penambahan penghalang jalan, perbaikan penghalang.&#13;
 Hasil penelitian menunjukan nilai Accident rate untuk angka kecelakaan EAN pada jalan lintas kalimantan poros utara adalah 49 angka kecelakaan, Nilai Z-score untuk angka kecelakaan BKA pada jalan lintas kalimantan poros utara adalah 239 angka kecelakaan yang perlu diperhatikan di jalan Lintas Kalimantan Poros Utara adalah penambahan rambu marga jalan,perbaikan penghalang jalan, penambahan rambu tanah longsor, penambahan penerangan lampu jalan
</summary>
<dc:date>2024-10-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
