<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/11">
<title>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/11</link>
<description>FISIP Universitas Tribhuwana Tunggadewi</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4798"/>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4789"/>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4788"/>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4767"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-02T19:20:54Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4798">
<title>Efektivitas Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui Inovasi (Mosgun Pelantas) (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu)</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4798</link>
<description>Efektivitas Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui Inovasi (Mosgun Pelantas) (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu)
Mete, J; Fithriana, N; Suprojo, A
Penelitian ini menggunakan standar pelayanan, khususnya prosedur pelayanan, waktu pelaksanaan, biaya pelayanan, produk pelayanan, sarana dan prasarana, serta kompetensi petugas sebagai indikator untuk menggambarkan seberapa baik pelayanan administrasi kependudukan dilaksanakan melalui inovasi Mosgun Pelantas. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keberhasilan pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batu melalui inovasi pemanfaatan Mosgun Pelantas. &#13;
Metodologi penelitian ini menggabungkan pendekatan kualitatif dengan strategi deskriptif. Sumber data primer dan sekunder dikumpulkan untuk penelitian ini. Peneliti sendiri, panduan wawancara, catatan lapangan, alat tulis, serta Handphone/Smartphone merupakan peralatan yang digunakan untuk mengumpulkan data. Total terdapat tujuh informan penelitian. Dokumentasi, wawancara, dan observasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Teknik analisis data meliputi reduksi data, visualisasi data, dan pengambilan kesimpulan. Metode triangulasi digunakan untuk keabsahan data.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan melalui Mosgun Pelantas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu sudah efektif. Hal ini ditunjukkan oleh efektivitas pada enam standar pelayanan publik, yang meliputi prosedur pelayanan, waktu pelaksanaan, biaya pelayanan, produk pelayanan, sarana dan prasarana, serta kompetensi petugas pemberi layanan. Adapun faktor pendukung dalam efektivitas pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan melalui mosgun pelantas ialah kerjasama antara petugas, fasilitas atau sarana dan prasarana yang memadai, kompetensi petugas. Penelitian ini juga menemukan satu faktor penghambat dalam efektivitas pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan melalui inovasi Mosgun Pelantas di Kota Batu yaitu kendala pada jaringan internet yang juga menyebabkan  gangguan server pusat
</description>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4789">
<title>Dinamika Jurnalisme Hiperlokal: Studi pada Media Jurnal Malang</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4789</link>
<description>Dinamika Jurnalisme Hiperlokal: Studi pada Media Jurnal Malang
Lisa, P; Dewi, SI; Fianto, L
Penelitian ini, yang berfokus pada Media Jurnal Malang, menyelidiki dinamika jurnalisme hiperlokal, yaitu fungsi jurnalis warga, tren berita, dan strategi media dalam menyediakan informasi bagi masyarakat lokal. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengklarifikasi kesulitan yang dihadapi dalam praktik, langkah langkah yang digunakan untuk menjaga akurasi dan keandalan informasi meskipun terjadi pergeseran ke media digital, dan kontribusi jurnalisme hiperlokal dalam meningkatkan interaksi media dengan kota. Teknik penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif. Studi kasus, suatu jenis desain penelitian yang dapat dilakukan dalam berbagai subjek, berfokus pada suatu peristiwa, kegiatan, proses, atau program dengan menggunakan metode pengumpulan data termasuk dokumentasi dan wawancara. Dengan menggunakan beragam teknik pengumpulan data, peneliti mengkaji kasus secara menyeluruh dan mengumpulkan semua informasi yang relevan dalam waktu yang telah ditentukan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang mencakup langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori jurnalisme warga menggambarkan pentingnya keterlibatan jurnalis warga dalam pembuatan berita, sementara teori jurnalisme hiperlokal menganalisis karakteristik berita yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat lokal. Berdasarkan hasil ini, Media Jurnal Malang telah memanfaatkan kontribusi jurnalis warga dengan baik untuk meningkatkan keterlibatan pembaca, menyampaikan pengetahuan lokal, dan membuat berita lebih relevan. Prosedur penyuntingan dan verifikasi yang lebih menyeluruh diperlukan untuk menjaga kualitas dan kebenaran berita, yang masih menjadi tantangan signifikan. Melalui kerja sama antara jurnalis profesional dan jurnalis warga, sebuah model media hiperlokal yang serbaguna dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat telah tercipta di era digital.
</description>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4788">
<title>Pelayanan Kependudukan di Kantor Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4788</link>
<description>Pelayanan Kependudukan di Kantor Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang
Dana, PJ; Sasmito, C; Suprojo, A
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan pelayanan kependudukan yang ada di Kantor Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, serta faktor-faktor yang mendukung dan mempengaruhinya. Penelitian deskriptif kualitatif adalah jenisnya.  Jumlah informan yang digunakan adalah lima orang.  Metode adalah panduan wawancara; analisis adalah deskriptif kualitatif.  triangulasi sumber memastikan keabsahan data,Hasil penelitian  ini menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kecamatan Karangploso telah berjalan dengan cepat, responsif, dan akurat, didukung oleh pemanfaatan teknologi seperti Anjungan Dukcapil Mandiri dan aplikasi IKD yang meningkatkan efisiensi layanan. Selain itu, fasilitas dan infrastruktur yang tersedia dinilai memadai, sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, terutama dalam aspek sumber daya manusia di bidang teknologi informasi, beban kerja pegawai yang merangkap tugas, serta keterlambatan pelayanan akibat ketidakhadiran pimpinan dalam proses administrasi. Oleh karena itu, disarankan agar Camat di Kecamatan Karangploso melakukan penataan ulang tugas petugas dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menambah tenaga khusus di bidang teknologi informasi guna meningkatkan efektivitas layanan serta mengatasi kekurangan Sumber Daya Manusia( SDM)
</description>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4767">
<title>Persepsi Mahasiswa Mengenai Toxic Relationship pada Film Catatan Harian Menantu Sinting</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4767</link>
<description>Persepsi Mahasiswa Mengenai Toxic Relationship pada Film Catatan Harian Menantu Sinting
Tania, S; Ghofur, MA; Fianto, L
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perasaan remaja terhadap film Catatan Harian Menantu Sinting yang dirilis Juli 2024. Dengan menggunakan metodologi studi kasus dan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana remaja memaknai makna film tersebut, terutama yang berkaitan dengan interaksi keluarga dan dinamika kekuasaan yang normal.&#13;
Menurut temuan penelitian, pendapat remaja terhadap film ini beragam. Sebagian orang menganggap film ini sebagai cerminan kesulitan dalam hubungan, sementara yang lain menganggapnya sebagai gambaran nyata tentang jalan menuju pernikahan. Film ini konon telah memengaruhi cara remaja memandang peran, tugas, dan komunikasi dalam membangun hubungan yang sehat.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa menilai film ini berhasil menggambarkan bentuk toxic relationship yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. tentang pentingnya kesadaran terhadap kesehatan mental, menjaga batasan dalam hubungan keluarga, serta perlunya komunikasi yang sehat antara pasangan dan keluarga
</description>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
