<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/91">
<title>Skripsi</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/91</link>
<description>Skripsi Mahasiswa S1 Program Studi Arsitektur Lanskap</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4811"/>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4810"/>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4809"/>
<rdf:li rdf:resource="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4808"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-02T20:08:15Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4811">
<title>Evaluasi Pengelolaan Lanskap di Predator Fun Park</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4811</link>
<description>Evaluasi Pengelolaan Lanskap di Predator Fun Park
Boli, FT; Setyabudi, I; Akbar, MAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan lanskap di Predator Fun Park, Kota Batu, dengan fokus pada kondisi eksisting, sistem pengelolaan, tingkat kepuasan pengunjung, serta memberikan rekomendasi pengelolaan di masa mendatang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengelolaan lanskap telah dilakukan, masih terdapat kelemahan dalam aspek pemeliharaan dan pengawasan yang belum optimal. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan adanya penguatan fungsi manajemen lanskap secara menyeluruh, pembuatan SOP pemeliharaan, serta peningkatan kapasitas tenaga kerja taman. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi perbaikan pengelolaan lanskap dalam kawasan wisata edukatif.
</description>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4810">
<title>Kajian Pengelolaan Lanskap Wisata Coban Putri Kecamatan Junrejo Kota Batu</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4810</link>
<description>Kajian Pengelolaan Lanskap Wisata Coban Putri Kecamatan Junrejo Kota Batu
Berek, DN; Alfian, R; Djoko, R
Jika sebuah daerah dapat memanfaatkan sumber daya pariwisatanya dengan sebaik-baiknya, pariwisata dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi berkualitas tinggi di daerah tersebut (Tangkere &amp; Sondak, 2017). Pemerintah bukanlah satu-satunya entitas yang memperoleh keuntungan dari pengembangan objek wisata; penduduk lokal juga dapat mendapat manfaat dari keberadaan lokasi-lokasi ini. Komunikasi yang efektif antara pihak manajemen sangat penting untuk efektivitas perencanaan manajemen untuk situs wisata. Objek wisata alam Coban Putri adalah salah satu destinasi wisata alam di Kota Batu. Terletak di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, objek wisata ini dibuka untuk publik pada tahun 2007 dan masih terus dikembangkan hingga saat ini. Ciri khas lingkungan internal wisata Coban Putri mencakup keindahan alam yang menakjubkan dan belum terjamah serta daya tarik yang kuat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu peneliti dapat mengetahui bagaimana kajian tingkat kenyamanan wisatawan terkait fasilitas lanskap pada Wisata Coban Putri Kecamatan Junrejo Kota Batu dan memberikan rekomendasi terbaik bagi pengelola. Metodologi penelitian studi ini adalah bentuk penelitian deskriptif kuantitatif untuk mempermudah penafsiran dan penjelasan dengan analisa statistik dengan skala likert, tabel dan grafik (melihat skala efektivitas untuk menentukan tingkat kenyaman dari pengelolaan area wisata), pengambilan kuesioner pada para wisatawan di area Wisata Coban Putri menggunakan teknik Random sampling. Studi ini menggunakan pengambilan sampel acak sederhana untuk mengevaluasi data observasi, wawancara, dan kuesioner dari sampel 37 pengunjung ke area wisata Coban Putri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas fasilitas wisata di Coban Putri dinilai nyaman oleh 70,27% responden dan sangat nyaman oleh 18,92% responden. Keindahan alam di Coban Putri dinilai sangat nyaman oleh 70,27% responden dan nyaman oleh 29,73% responden. Sementara itu, keamanan area wisata di Coban Putri dinilai nyaman oleh 54,05% responden dan cukup nyaman oleh 43,24% responden. Hal ini menunjukkan bahwa Coban Putri memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata yang menarik dan nyaman bagi pengunjung, namun masih perlu perbaikan pada aspek keamanan untuk meningkatkan kepuasan pengunjung.
</description>
<dc:date>2025-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4809">
<title>Persepsi dan Preferensi Pengunjung Dalam Upaya Pengembangan Fasilitas Olahraga Taman Singha Merjosari Kota Malang</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4809</link>
<description>Persepsi dan Preferensi Pengunjung Dalam Upaya Pengembangan Fasilitas Olahraga Taman Singha Merjosari Kota Malang
Bouk, ERDC; Setyabudi, I; Kurniawan, H
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi usia remaja terhadap keamanan, kenyamanan, kelengkapan dan sirkulasi fasilitas olahraga Taman Singha Merjosari dan Ingin mengetahui Preferensi pengunjung usia remaja terhadap warna desain, bentuk desain, jarak dan Tempat duduk fasilitas olahraga Taman Singha Merjosari Serta Ingin menyusun Rekomendasi perbaikan fasilitas olahraga remaja Taman Singha Merjosari yang lebih baik. dari segi keamanan, kenyamanan, kelengkapan, dan sirkulasi.  Sementara itu preferensi pengunjung menunjukkan bahwa mereka menginginkan desain fasilitas olahraga yang lebih aman, menarik secara visual (warna dan bentuk), dilengkapi tempat duduk serta memiliki sirkulasi yang lebih jelas. Temuan lapangan juga menguatkan bahwa kebutuhan remaja akan fasilitas olahraga yang representatif dan layak pakai belum sepenuhnya terpenuhi oleh karena itu rekomendasi yang diajukan dalam penelitian ini meliputi perbaikan fisik pada setiap fasilitas seperti penggantian material, lantai, pengecatan ulang garis lapangan, pemasangan pagar pembatas, penambahan tempat berteduh, perbaikan sirkulasi antar zona serta peningkatan sistem keamanan dan kenyamanan secara menyeluruh disarankan agar pihak pengelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang.
</description>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4808">
<title>Kajian Perilaku Pengunjung Remaja Terhadap Desain Taman Gayam Kota Malang</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4808</link>
<description>Kajian Perilaku Pengunjung Remaja Terhadap Desain Taman Gayam Kota Malang
Goro, D; Setyabudi, I; Alfian, R
Kajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perilaku pengunjung remaja memengaruhi desain ruang publik, khususnya di Taman Gayam Kota Malang. Remaja sebagai salah satu kelompok pengguna utama taman memiliki pola aktivitas dan kebutuhan ruang yang khas, seperti berkumpul, bermain, bersantai, hingga menggunakan media sosial. Hal ini menuntut penyesuaian dalam elemen desain taman agar mampu mengakomodasi kegiatan mereka secara optimal. Taman Gayam, yang mencakup 12.899 meter persegi dan dibangun pada tahun 1928 di Desa Bareng, Kota Malang, dinamai berdasarkan tanaman gayam yang tumbuh di sana. Pohon Gayam, yang secara ilmiah dikenal sebagai Inocarpus fagiferus, adalah spesies umum di Melanesia timur, terutama di Indonesia, dan merupakan sumber nama taman ini. Meskipun Taman Gayam dibangun sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dengan fasilitas olahraga seperti lapangan voli dan sepak bola, taman ini sebenarnya tidak terawat dan kurang menarik secara estetika. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya untuk mengembangkan ide perencanaan yang baik untuk Taman Gayam. Perilaku remaja menunjukkan bahwa taman perlu dirancang lebih inklusif dan fleksibel. Penambahan area interaktif, tempat duduk berkelompok, elemen estetis yang Instagramable, serta penerangan dan keamanan yang baik akan meningkatkan keterlibatan remaja dalam aktivitas positif di ruang publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi aktivitas pengunjung remaja. Data dianalisis untuk mengidentifikasi hubungan antara jenis perilaku remaja dengan elemen-elemen desain taman, seperti sirkulasi, tempat duduk, vegetasi, pencahayaan, dan fasilitas pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku remaja cenderung membentuk zona-zona informal yang tidak selalu sesuai dengan desain formal taman. Kebutuhan akan ruang interaktif, tempat duduk yang fleksibel, dan area yang mendukung ekspresi diri menjadi aspek penting yang belum sepenuhnya terpenuhi. Oleh karena itu, penyesuaian desain seperti penambahan ruang berkumpul yang nyaman, peningkatan keamanan, serta penyediaan elemen estetis dan fungsional yang mendukung aktivitas sosial remaja sangat disarankan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman terhadap perilaku remaja sebagai pengguna aktif taman publik dapat menjadi dasar penting dalam merancang ulang atau mengembangkan desain taman yang lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan sosial remaja di perkotaan.
</description>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
