<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Skripsi</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/80</link>
<description>Skripsi Mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Industri Pertanian</description>
<pubDate>Sat, 02 May 2026 19:24:55 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-02T19:24:55Z</dc:date>
<item>
<title>Analisis Pengendalian Mutu Produk Keripik Apel Dengan Metode Statistical Process Control (SPC) Pada CV. Kajeye Food Malang</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4737</link>
<description>Analisis Pengendalian Mutu Produk Keripik Apel Dengan Metode Statistical Process Control (SPC) Pada CV. Kajeye Food Malang
Bano, Y; Sasongko, P; Wirawan, W
Kualitas produk merupakan salah satu faktor penting agar dapat diterima oleh masyarakat dan mampu bersaing dengan perusahaan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan produk keripik apel di CV. Kajeye Food Malang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecacatan produk tersebut. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui pengamatan, peninjauan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan produk masih berada dalam batas yang dapat diterima, sehingga proses produksi dinyatakan stabil. Namun, masih terdapat ruang untuk meningkatkan mutu produk dengan cara meningkatkan ketelitian tenaga kerja, memperbaiki mesin produksi, menyempurnakan cara kerja, serta menjaga kualitas bahan baku apel yang digunakan, terutama dari segi ukuran, bentuk, tingkat kematangan, dan kondisi fisik buah.
</description>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4737</guid>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Neraca Massa Pada Produksi Tempe di UMKM ”Rizky Jaya” Junrejo Kota Batu</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4736</link>
<description>Analisis Neraca Massa Pada Produksi Tempe di UMKM ”Rizky Jaya” Junrejo Kota Batu
Dedi, SSN; Handayani, S; Wirawan, W
Di Indonesia, kedelai merupakan produk pertanian yang bernilai karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan seringnya diolah menjadi tempe yang terkenal. Beberapa tahapan dalam proses pembuatan tempe dapat berdampak buruk bagi lingkungan, terutama jika tidak dikontrol dengan baik. Dengan demikian, meminimalkan penggunaan energi dan bahan baku, menghindari atau mengganti produk berbahaya, serta mengurangi emisi dan limbah sejak awal proses produksi, semuanya bergantung pada penerapan prinsip-prinsip produksi bersih. Dengan menggunakan teknik neraca massa, efisiensi proses industri dan dampak lingkungannya dinilai. Neraca massa, yang didasarkan pada hukum kekekalan massa yang menyatakan bahwa massa hanya dapat diubah bentuknya dan tidak dapat diciptakan menghitung semua aliran material yang masuk, terakumulasi, dan keluar dari sistem produksi seiring waktu. Metode ini memungkinkan penghitungan jumlah limbah, air, dan bahan baku yang dihasilkan selama proses, sehingga mendorong pengelolaan produksi tempe yang lebih efektif dan bertanggung jawab secara ekologis.
</description>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4736</guid>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Substitusi Parsial Tepung Terigu Dengan Mocaf Serta Penambahan Tepung Daun Kelor Terhadap Kualitas Cookies Serta Analisa Kelayakan Usaha</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4735</link>
<description>Substitusi Parsial Tepung Terigu Dengan Mocaf Serta Penambahan Tepung Daun Kelor Terhadap Kualitas Cookies Serta Analisa Kelayakan Usaha
Sari, LY; Ahmadi, KGS; Santosa, B
Cookies merupakan salah satu bahan pangan dengan kadar gula dan lemak tinggi yang terbuat dari adonan lembut dan bertekstur renyah. Dengan menambahkan tepung daun kelor dan mengganti sebagian tepung dengan tepung terigu mocaf, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan resep Cookies yang optimal. Proporsi tepung terigu: mocaf (90:10, 80:20, 70:30, 60:40, 50:50) dan konsentrasi tepung daun kelor (2%, 3%, 4%), dengan total 15 kombinasi dan ulangan, merupakan dua faktor dalam rancangan acak lengkap (RAL) dua faktorial penelitian ini. Kadar udara, serat kasar, kekerasan, aktivitas antioksidan (DPPH), dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) merupakan parameter yang diuji. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi yang terdiri dari 70% tepung terigu, 30% mocaf, dan 3% tepung daun kelor memberikan hasil terbaik. Kue ini memiliki skor organoleptik 4,00 (sangat baik), kadar air 3,32%, serat kasar 1,21%, kekerasan 27,1 N, dan aktivitas antioksidan 6,85%. Resep ini menghasilkan kue dengan kualitas nutrisi, sensori, dan fungsional terbaik.
</description>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4735</guid>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Penerapan Ssop Proses Pembuatan Kripik Nangka di CV Kajeye Food</title>
<link>https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4734</link>
<description>Analisis Penerapan Ssop Proses Pembuatan Kripik Nangka di CV Kajeye Food
Ranjawali, HM; Handayani, S; Tantalu, L
Prosedur Operasi Standar (SSOP) untuk sanitasi merupakan aturan krusial yang mendukung pemeliharaan kondisi higienis fasilitas industri. Aturan-aturan ini membahas ketersediaan air bersih, lingkungan, pemantauan bangunan, mesin, pekerja, area manufaktur, teknik pemrosesan, dan pengelolaan limbah secara umum. CV Kajeye Food, produsen keripik nangka, menggunakan SSOP untuk menilai tingkat kepatuhan terhadap standar sanitasi dan memberikan rekomendasi peningkatan yang diperlukan guna meningkatkan kualitas produk dan keamanan pangan. Data primer dari observasi lapangan langsung dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan perusahaan terkait digabungkan dengan data sekunder dari berbagai sumber internet dan literatur dalam penelitian ini untuk mendukung analisis. Implementasi SSOP CV Kajeye Food telah memenuhi delapan kriteria utama, menurut hasil studi. Tingkat pencapaiannya sebesar 27,6% dan skor keseluruhan 221 dianggap memadai. Pengelolaan limbah, peningkatan sanitasi peralatan, dan kapasitas pekerja untuk melaksanakan prosedur sanitasi merupakan beberapa elemen yang masih perlu diperkuat. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa CV Kajeye Food memiliki dasar yang kuat untuk implementasi SSOP; Namun demikian, tindakan jangka panjang dan strategis diperlukan untuk memaksimalkan penggunaannya dan lebih meningkatkan keamanan pangan dan kualitas produk.
</description>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4734</guid>
<dc:date>2025-11-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
