| dc.description.abstract | Batuk terus-menerus dan kesulitan bernapas akibat sekresi berlebih yang dapat menyumbat jalan napas merupakan ciri khas pneumonia, peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan akibat bakteri, jamur, atau virus. Dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien yang mengalami gangguan bersihan jalan napas, peran perawat sangat penting. Hal ini meliputi evaluasi awal, yang meliputi pemantauan pola pernapasan, pengenalan suara napas yang tidak disengaja, dan analisis jumlah, warna, serta bau dahak. Tiga pasien berpartisipasi dalam studi kasus ini, yang berfokus pada terapi seperti menjaga jalan nafas tetap terbuka, menempatkan pasien dalam posisi semi-Fowler atau Fowler, dan melakukan terapi fisik pada dada untuk membantu mobilisasi sekresi. Meskipun kerja sama tim multidisiplin melibatkan pemberian obat-obatan seperti Combivent dan Fultisone secara bersamaan untuk meminimalkan masalah bersihan jalan nafas, edukasi pasien diberikan untuk meningkatkan asupan hidrasi harian. Untuk menjamin perawatan yang efisien dan pemulihan terbaik bagi pasien, langkah-langkah kontrol jalan napas juga dipertahankan sebagai bagian dari operasi rawat jalan. | en_US |