Gambaran Asuhan Keperawatan Risiko Ketidakseimbangan Cairan dan Elektrolit pada Pasien Diare di Ruangan Asoka RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan
Abstract
Diare dapat dialami oleh semua usia, yang masih menjadi masalah kesehatan yang seringkali mengakibatkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Biasanya, infeksi bakteri, virus, atau parasit yang disebarkan melalui makanan, minuman, atau kontak dengan orang sakit merupakan penyebab penyakit ini. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit merupakan salah satu masalah keperawatan yang signifikan pada pasien diare, yang harus ditangani dengan tepat. Selama 16–18 Januari 2025, asuhan keperawatan untuk pasien yang berisiko mengalami ketidakseimbangan cairan dan elektrolit akibat diare dijelaskan dalam studi kasus ini di RSUD Bangil, Bangsal Asoka, Kabupaten Pasuruan. Tiga individu yang didiagnosis diare dan dipilih untuk menerima asuhan keperawatan langsung menjadi partisipan penelitian. Pemberian edukasi kesehatan tentang hidup bersih dan sehat, mengurangi dehidrasi, dan memantau kebutuhan cairan merupakan beberapa penanganan yang ditawarkan. Keluarga kurang memahami cara menghindari diare, dan pasien mengalami diare disertai mual dan muntah sebelum intervensi. Setelah menerima asuhan keperawatan selama tiga kali dua puluh empat jam berturut-turut, frekuensi buang air besar, mual, dan muntah pasien berkurang, dan pemahaman keluarga tentang praktik hidup bersih meningkat. Modifikasi ini menunjukkan bahwa kondisi pasien membaik dan keluarga lebih bersedia membantu dalam proses perawatan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa penurunan risiko ketidakseimbangan cairan dan peningkatan kesadaran keluarga pada pasien diare sangat bergantung pada penerapan manajemen cairan dan edukasi kesehatan yang memadai.
Collections
- Skripsi [137]
