Asuhan Keperawatan Gerontik pada Lansia Hipertensi dengan Masalah Penurunan Curah Jantung Melalui Terapi Rendam Ekoenzim dan Air Hangat di Griya Asih Lawang
Abstract
Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah berada pada level tinggi secara terus-menerus. Jika tidak ditangani dengan serius, kondisi ini dapat menimbulkan kondisi yang komplikasi, ialah stroke maupun gangguan pada jantung. Penurunan curah jantung dapat berkontribusi terhadap hipertensi, yang merupakan salah satu komplikasi yang dihadapi pasien hipertensi. Terbatasnya terapi non farmakologi seperti rendam eksoenzim dan air hangat sehingga peneliti melakukan penelitian ini. Tujuan karya ini adalah mendokumentasikan asuhan keperawatan penurunan curah jantung pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian yang diterapkan adalah studi kasus, dengan subjek penelitian berupa tiga pasien lanjut usia yang menderita hipertensi derajat II. Masalah keperawatan yang diangkat adalah penurunan curah jantung (D.0008). Tindakan yang diberikan untuk menjalani penurunan curah jantung pada lansia dengan hipertensi yaitu rendam ekoenzim dan air hangat. Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa hasil pengkajian di hari pertama dari ketiga lansia ditemukan tekanan darah yang meningkat. Dari data objektif yang ditemukan tersebut maka tindakan intervensinya yaitu perawatan jantung (I.02075). Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum terapi, rata-rata tekanan darah tiga klein tercatat 163/93 mmHg. Setelah dilakukan intervensi berupa perendaman dengan ekoenzim dan air hangat selama tiga hari, rata-rata tekanan darah menurun menjadi 132/85 mmHg. Terjadi penurunan tekanan darah sistolik sebesar 31 mmHg (23,48%) dan diastolik sebesar 8 mmHg (9,41%). Oleh karena itu, lansia dengan hipertensi dianjurkan untuk melakukan terapi perendaman ekoenzim dan air hangat secara mandiri guna membantu menurunkan maupun mengendalikan tekanan darah.
Collections
- Skripsi [137]
