| dc.description.abstract | Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu masalah psikologis yang sering muncul adalah ansietas, yang dapat menurunkan kualitas hidup lansia. Penanganan ansietas dapat dilakukan melalui terapi non-farmakologis, salah satunya terapi musik klasik. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan tiga responden lansia yang mengalami ansietas di RAAL Griya Asih Lawang. Intervensi diberikan berupa terapi musik klasik selama tujuh hari berturut-turut dengan durasi 10 menit setiap sesi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pengukuran menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat ansietas pada seluruh responden dari kategori berat menjadi sedang. Selain itu, tampak perbaikan pola tidur, berkurangnya rasa gelisah, dan meningkatnya relaksasi. Hasil ini membuktikan bahwa terapi musik klasik efektif digunakan sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis untuk menurunkan ansietas pada lansia. Musik berperan dalam menciptakan suasana tenang serta mengurangi ketegangan psikologis maupun fisiologis. Dengan demikian, terapi musik klasik dapat dijadikan alternatif intervensi dalam praktik keperawatan gerontik, khususnya untuk mengatasi ansietas pada lansia, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup. | en_US |