Hubungan Pengetahuan Vulva Hygiene dengan Indikasi Keputihan pada Mahasiswi Keperawatan Angkatan 2024 di Asrama Putri
Abstract
Perempuan sering mengalami keputihan. Meskipun gatal dan bau merupakan gejala umum keputihan, hal ini umum terjadi pada perempuan dan dapat mengganggu serta menimbulkan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, vulva hygiene—kesadaran remaja putri dalam menjaga kebersihan area kewanitaan—diperlukan sebagai bagian dari upaya terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indikator asrama putri angkatan 2024 mahasiswa keperawatan dengan kesadaran mereka terhadap vulva hygiene. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Populasi penelitian berjumlah 32 mahasiswi, dan 32 mahasiswi tersebut merupakan sampel. Sampel diperoleh dengan menggunakan pendekatan pengambilan sampel lengkap. Tanda dan gejala keputihan merupakan variabel dependen, sedangkan pengetahuan tentang vulva hygiene merupakan variabel independen. Kuesioner tentang tanda dan gejala keputihan dan kuis pengetahuan tentang vulva hygiene merupakan instrumen yang digunakan. Uji eksak Fisher digunakan untuk analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada dalam kategori "baik" untuk kesadaran vulva hygiene. Mayoritas responden memiliki gejala keputihan yang berada dalam rentang normal. Di antara mahasiswa keperawatan di asrama putri angkatan 2024, terdapat korelasi antara kesadaran akan vulva hygiene dan gejala keputihan (nilai p 0,000 < 0,05). Studi lanjutan dapat mengkaji variabel-variabel yang memengaruhi indikator keputihan, seperti sikap terhadap vulva hygiene.
Collections
- Skripsi [488]
