Hubungan Antara Tingkat Stres dengan Resiko Perilaku Agresif pada Ibu Rumah Tangga di Desa Petungsewu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang
Abstract
Ibu rumah tangga rentan terhadap stres psikologis karena banyaknya tugas dan tanggung jawab yang rumit. Perilaku agresif dalam lingkungan keluarga pada akhirnya dapat diakibatkan oleh kemampuan kondisi ini untuk menimbulkan emosi beban berlebih, tekanan, dan kesulitan dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat stres dan kemungkinan perilaku kekerasan di kalangan ibu rumah tangga di Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Desain penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang dan metodologi kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif, dan kuesioner yang mencakup alat penilaian risiko perilaku agresif dan skala stres persepsi digunakan untuk mengumpulkan data. Uji korelasi Spearman digunakan untuk analisis data. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kecenderungan rendah untuk berperilaku kekerasan dan melaporkan tingkat stres yang sedang. Bahaya perilaku kekerasan berkorelasi signifikan dengan tingkat stres; semakin tinggi stres psikologis yang dirasakan seseorang, semakin besar kemungkinan seseorang untuk bereaksi secara agresif, dan sebaliknya. Studi ini menyarankan agar penelitian lebih lanjut mempertimbangkan variabel-variabel seperti pendapatan keluarga dan jumlah anak, karena variabel-variabel tersebut dapat meningkatkan tingkat stres dan kemungkinan agresivitas di rumah.
Collections
- Skripsi [488]
