| dc.description.abstract | Penyakit menular dan tidak menular kini menjadi masalah di Indonesia, dengan meningkatnya kasus penyakit tidak menular, termasuk gizi lebih. Masalah gizi lebih sering disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang variabel-variabel yang menyebabkan obesitas, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi perspektif seseorang terhadap diri sendiri atau Body Image. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Body Image remaja dengan pemahaman mereka tentang gizi seimbang di SMPN 02 Wagir, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Sebanyak 69 responden dipilih menggunakan prosedur pemilihan acak langsung dari populasi 83 siswa dalam desain penelitian potong lintang. Siswa kelas VII yang dapat membaca dan menulis serta bersemangat untuk berpartisipasi termasuk di antara persyaratan inklusi. Body Image merupakan variabel terikat, sedangkan pengetahuan tentang pola makan seimbang merupakan variabel bebas. Kuesioner tentang Body Image dan kuesioner tentang pengetahuan tentang pola makan seimbang digunakan sebagai alat penelitian. Uji Spearman digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan temuan, sebagian besar siswa memiliki Body Image yang baik (71,0%) dan pemahaman yang kuat tentang makan seimbang (55,1%). Body Image dan pengetahuan tentang pola makan seimbang berkorelasi signifikan (p = 0,011 < 0,05), dan korelasinya cukup kuat (r = 0,537). Studi ini menyarankan penelitian lebih lanjut tentang aspek-aspek lain dari Body Image, termasuk interaksi interpersonal, norma budaya, kesehatan mental, pengalaman pribadi, dan tanggung jawab keluarga. | en_US |