Hubungan Simulasi Penanganan Luka Bakar Derajat I dengan Kemampuan Penanganan Luka Bakar Derajat I pada Siswa SMPK Bhakti Luhur Kota Malang
Abstract
Luka bakar adalah masalah yang umum di masyarakat. Jika tidak ditangani dengan baik, luka bakar memiliki risiko tinggi untuk terjadinya infeksi. Oleh karena itu, penting untuk memiliki keterampilan penanganan pertama terhadap luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara simulasi penanganan luka bakar derajat I dan kemampuan siswa dalam menangani luka bakar derajat I di SMPK Bhakti Luhur Kota Malang. Desain ini menerapkan analisis eksperimental di lapangan dengan menggunakan metode satu kelompok pra- dan pasca-tes. Populasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah semua Siswa SMPK Bhakti Luhur di Kota Malang, yang berjumlah 51 individu. Sebanyak 51 responden diambil sebagai sampel dengan menerapkan metode pengambilan sampel total. Pengumpulan data mengenai keterampilan pertolongan pertama pada luka bakar dilakukan melalui penggunaan lembar pengamatan. Lakukan analisis data dengan menerapkan uji homogenitas marginal pada tingkat signifikansi α= 0,05. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kemampuan yang kurang dalam menangani luka bakar derajat I sebelum mereka mengikuti simulasi penanganan luka bakar, yaitu sebanyak 68,6%. Sebagian besar responden menunjukkan kemampuan yang baik dalam menangani luka bakar derajat I setelah menjalani simulasi penanganan luka bakar, yaitu sebesar 90,2%. Terdapat hubungan antara simulasi penanganan luka bakar derajat I dan kemampuan siswa dalam menangani luka bakar derajat I di SMPK Bhakti Luhur Kota Malang, dengan nilai p=0,000.Peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan tentang faktor isu emosional sebagai faktor yang mempengaruhi kemampuan penanganan luka bakar.
Collections
- Skripsi [488]
