Pengaruh Variabel Keuangan dan Non Keuangan terhadap Underpricing pada Saham Perusahaan yang Melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia
Abstract
Riset ini berfokus pada analisis fenomena Underpricing saham IPO saat harga penawaran awal lebih rendah dari harga pasar setelah listing pada sampel 40 perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 hingga 2024. Dengan menggunakan teknik purposive sampling dan mengandalkan data sekunder (laporan tahunan dan data IPO dari situs BEI), studi ini bertujuan utama untuk mengukur dampak variabel keuangan (ROA, ROE, DER, EPS) dan variabel non-keuangan (Ukuran Perusahaan/Firm Size dan Umur Perusahaan/Firm Age) terhadap tingkat Underpricing tersebut. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara parsial (Uji t), variabel ROE (t hitung 3,211), EPS (t hitung 2,243), dan Umur Perusahaan (t hitung 3,077) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Underpricing. Meskipun ROA juga berpengaruh signifikan (t hitung 3,058), hipotesis awalnya ditolak, sementara DER (t hitung 0,992) dan Ukuran Perusahaan (t hitung -1,561) ditemukan tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan (Uji F), semua variabel independen tersebut (keuangan dan non-keuangan) berpengaruh signifikan terhadap Underpricing (F hitung 4,429), dengan kemampuan menjelaskan variasi Underpricing sebesar 46,6% (R2). Koefisien regresi menunjukkan bahwa ROA, ROE, EPS, dan Umur Perusahaan memiliki hubungan positif (misalnya ROA 216,088 dan ROE 174,311), sedangkan DER dan Ukuran Perusahaan memiliki hubungan negatif (misalnya DER -7,257 dan Firm Size -188,346) terhadap tingkat Underpricing.
Collections
- Skripsi [844]
