Show simple item record

dc.contributor.authorReonono, RE
dc.contributor.authorLestari, SU
dc.contributor.authorAnggarbeni, SR
dc.date.accessioned2024-07-13T04:16:35Z
dc.date.available2024-07-13T04:16:35Z
dc.date.issued2024-06-29
dc.identifier.urihttps://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/3855
dc.description.abstractPenyediaan bibit ubi kayu menggunakan metode vegetatif secara terus-menerus akan mengakibatkan penurunan kualitas stek batang karena terjadinya akumulasi mutasi somatik yang bersifat menurunkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Karena radiasi sinar gamma dapat mengubah struktur gen, jumlah kromosom, atau struktur kromosom, hal ini dapat menghasilkan genotipe dengan varian baru. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan keragaman genetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penampilan pertumbuhan klon-klon mutan yang dihasilkan dari irradiasi sinar gamma pada bahan tanam stek batang dua klon lokal ubi kayu dan perubahan morfologi pada klon-klon mutan hasil dari irradiasi sinar gamma pada pada bahan tanam stek batang dua klon lokal ubi kayu. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Agrotechnopark Unitri, Kab. Malang yang berlangsung dari bulan Februari – Juni 2023. Rancangan percobaan Split Plot faktorial digunakan pada penelitian ini faktor pertama adalah perlakuan radiasi sinar gamma 50 Gy dan faktor kedua adalah klon lokal ubi kayu yang terdiri dari 2 klon (Tambak Udang dan Gajah Ungu). Setiap plot terdapat dari 20 tanaman dengan jaraknya tanam jarak tanam antar ubi kayu sebesar 0.7 m x 1.0 m. Jarak antar plot percobaan sebesar 1 m x 1,5 m. Unit percobaan yang digunakan dalam penelitian berukuran 2.8 m x 5 m dan dibuat menjadi 5 gulutan sebagai tempat penanaman ubi kayu. Parameter pengamatan terdiri dari Jumlah tanaman hidup (% tumbuh), jumlah tunas, panjang tunas (cm), jumlah daun, Warna tunas apikal daun, warna tangkai daun, jumlah lebus daun, orientasi tangkai daun, panjang lobus daun(cm), lebar lobus daun(cm), dan panjang tangkai daun (cm). Pada tanaman yang diradiasi diamati keseluruhan sedangkan pada tanaman yang tidak diradiasi objek pengamatannya diambil 3 sampel per plot. Hasil penelitian menunjukan bahwa irradisi sinar gamma dengan dosis 50 Gy pada stek batang ubi kayu, menurunkan persentase tanaman hidup di samping itu Irradisai sinar gamma menyebabkan terjadinya perubahan morfologi dari kedua klon ubi kayu tersebut. Perubahan morfologi yang terjadi ialah perubahan warna tunas apikal, bentuk tengah daun, warna daun, jumlah lobus daun, tulang daun, panjang tunas, jumlah daun, panjang lobus daun, dan lebar lobus daun. Setiap klon ubi kayu lokal memberikan respon yang berbeda – beda disetiap steknya sehingga memberikan penampilan yang berbeda – beda ketika diradiasi sinar gamma.en_US
dc.description.sponsorshipYayasan Bina Patria Nusantaraen_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherFakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewien_US
dc.subjectIrradiasi Sinar Gamma , Klon Lokal Ubi Kayuen_US
dc.titleMorfologi Tanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz.) Hasil Irradiasi Sinar Gammaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidnNIDN0622035801
dc.identifier.nidnNIDN0706019001
dc.identifier.nimNIM2019330009
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI54211#AGROTEKNOLOGI


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • Skripsi [217]
    Skripsi Mahasiswa Program Studi S1 Agroteknologi

Show simple item record