• Login
    View Item 
    •   Beranda Rinjani
    • Fakultas Ilmu Kesehatan
    • Profesi Ners
    • Mahasiswa
    • Skripsi
    • View Item
    •   Beranda Rinjani
    • Fakultas Ilmu Kesehatan
    • Profesi Ners
    • Mahasiswa
    • Skripsi
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Asuhan Keperawatan pada Pasien Pneumonia dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang ICU - Melati RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan

    Thumbnail
    View/Open
    CEK SIMILARITY (701.2Kb)
    ARTIKEL (141.0Kb)
    Date
    2025-11-28
    Author
    Boavida, SC
    Metrikayanto, WD
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pneumonia adalah infeksi parenkim paru yang ditandai dengan pengisian eksudat dan konsolidasi alveoli. Banyak patogen yang dapat menyebabkan sindrom ini, termasuk bakteri, mikrobakteri, virus, jamur, dan benda asing. Ketika pasien mengalami pneumonia, bersihan jalan napas yang tidak memadai merupakan salah satu masalah keperawatan yang sering terjadi. Untuk mendemonstrasikan metode asuhan keperawatan pada pasien pneumonia, studi kasus ini dilakukan di Unit Perawatan Intensif Melati, RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan. Observasi langsung dan wawancara dengan metodologi studi kasus digunakan untuk memperoleh data. Ketiga pasien memiliki diagnosis keperawatan yang sama, menurut data evaluasi, yaitu bersihan jalan napas yang tidak memadai yang disebabkan oleh penyumbatan jalan napas yang ditandai dengan penumpukan sekresi yang luas. Pada hari ketiga, masalah keperawatan masih belum sepenuhnya teratasi; pasien pertama (Tn. M) memiliki tekanan darah 110/90 mmHg, denyut nadi 103 kali per menit, RR 24 kali per menit, dan sekresi yang tidak berkurang. Selain itu, pasien kedua (Tn. F) mengalami kesulitan bernapas, sputum berwarna kecoklatan, ronki, TD 122/90 mmHg, RR 23x/menit, dan SpO₂ 97%. Ronki, sputum berwarna kecoklatan, TD 140/100 mmHg, RR 24x/menit, dan SpO₂ 99% juga ditemukan pada pasien ketiga (Tn. A). Untuk menentukan terapi selanjutnya, ketiga pasien masih memerlukan intervensi dan saran medis lebih lanjut. Untuk mencegah kekambuhan dan mempercepat proses penyembuhan, peneliti menyarankan pasien dan keluarga mereka untuk terus mengikuti petunjuk medis dan melakukan pemeriksaan rutin di rumah sakit.
    URI
    https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4707
    Collections
    • Skripsi [137]

    Rinjani Unitri support OAI 2.0 URL  https://rinjani.unitri.ac.id/oai/request
    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Rinjani Unitri support OAI 2.0 URL  https://rinjani.unitri.ac.id/oai/request
    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV