• Login
    View Item 
    •   Beranda Rinjani
    • Fakultas Ilmu Kesehatan
    • Profesi Ners
    • Mahasiswa
    • Skripsi
    • View Item
    •   Beranda Rinjani
    • Fakultas Ilmu Kesehatan
    • Profesi Ners
    • Mahasiswa
    • Skripsi
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Asuhan Keperawatan pada Kasus DM Tipe 2 dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Jaringan di Ruangan Melati RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar

    Thumbnail
    View/Open
    CEK SIMILARITY (670.1Kb)
    ARTIKEL (223.2Kb)
    Date
    2025-11-28
    Author
    Lende, Y
    Ka'arayeno, AJ
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang semakin banyak terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini bisa menimbulkan berbagai masalah, baik yang terjadi dalam waktu singkat maupun dalam jangka panjang. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah luka di kaki yang disebabkan oleh diabetes, disebut juga sebagai ulkus diabetikum. Luka ini biasanya terjadi karena kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik, sehingga menyebabkan kerusakan saraf perifer, gangguan pada pembuluh darah, dan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka menjadi buruk. Selanjutnya terjadi luka yang tidak kunjung sembuh, menghasilkan peradangan, luka dalam, dan jaringan mati yang semakin menyebar serta berubah warna menjadi hitam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada pasien DM tipe 2 dengan gangguan integritas jaringan kulit di Ruang Melati RSUD Mardi Waluyo Blitar. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Dalam penelitian ini terdapat 3 pasien yang mengalami DM tipe 2 dan gangguan integritas jaringan. Tindakan yang diberikan adalah perawatan pada luka. Sebelum memberikan tindakan, ketiga pasien diperiksa dan ditemukan bahwa kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik dan ada luka di kaki. Setelah diberikan perawatan selama tiga hari, diperoleh hasil bahwa pada pasien pertama dan kedua kondisi mereka membaik sesuai dengan kriteria yang ditentukan, seperti berhentinya pendarahan, menghilangnya peradangan di sekitar luka, hilangnya jaringan mati, dan penurunan nyeri. Namun, pada pasien ketiga kondisinya justru semakin memburuk. Perbedaan respons dari pasien terhadap intervensi ini disebabkan oleh perbedaan kemampuan dan daya tahan tubuh masing-masing pasien. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian asuhan keperawatan yang tepat dapat mengurangi risiko komplikasi lainnya.
    URI
    https://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/4710
    Collections
    • Skripsi [137]

    Rinjani Unitri support OAI 2.0 URL  https://rinjani.unitri.ac.id/oai/request
    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Rinjani Unitri support OAI 2.0 URL  https://rinjani.unitri.ac.id/oai/request
    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV