Pengembangan Modul IPA Berbasis Inkuiri pada Materi Ekosistem Kelas VII di Smp Islam Hasanudin
Abstract
Mayoritas pembelajaran sains di sekolah menengah pertama berbasis ceramah, yang mengajar siswa secara pasif dan menyulitkan mereka memahami ekosistem serta interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Oleh karena itu, materi pendidikan yang mendorong pemikiran kritis dan pembelajaran mandiri diperlukan; pendekatan inkuiri adalah salah satu teknik tersebut. Siswa kelas tujuh SMP Islam Hasanudin Malang ditugaskan untuk membuat dan menilai kelayakan modul sains berbasis inkuiri tentang ekosistem.
Penelitian ini menggunakan strategi Penelitian dan Pengembangan (R&D), meskipun baru sampai pada tahap pengembangan dengan paradigma ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Hasil penilaian modul menunjukkan tingkat validitas yang tinggi. Guru/praktisi memperoleh 85%, pakar media memperoleh 90%, dan pakar materi memperoleh 88%. Uji coba skala kecil memperoleh 80%, sedangkan uji coba skala besar memperoleh 88%, menunjukkan masukan positif dari siswa. Hasilnya, kurikulum ini praktis dan bermanfaat, membantu siswa memahami konsep ekologi, mengembangkan kemampuan belajar mandiri, dan mengasah kemampuan berpikir kritis mereka.
Collections
- Skripsi [59]
