Model Penyuluhan Pertanian pada Wanita Tani di Kecamatan Junrejo Kota Batu
Abstract
Penelitian ini mengkaji berbagai variabel internal dan eksternal yang memengaruhi seberapa baik organisasi perempuan tani di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, menjalankan taktik penyuluhan pertanian. Tujuan penyuluhan pertanian adalah meningkatkan pengetahuan, keinginan, dan kapasitas petani untuk menggunakan inovasi pertanian melalui komunikasi langsung dan tidak langsung. Responden diidentifikasi melalui teknik purposive sampling, yaitu pemilihan berdasarkan atribut spesifik yang berkaitan dengan keadaan kelompok tani perempuan di wilayah tersebut. Keterlibatan anggota kelompok, motivasi pertanian, partisipasi dalam kegiatan pelatihan, pemahaman materi penyuluhan, dan pengalaman sebelumnya menerima layanan penyuluhan langsung merupakan beberapa variabel internal yang dipertimbangkan. Kemudahan akses terhadap input produksi, dukungan pemerintah, kemampuan penyuluh untuk mencapai lokasi, akses jalan yang memadai ke lahan, dan kemampuan penyuluh merupakan contoh faktor eksternal. Berdasarkan hasil penelitian, kelompok tani perempuan di Kecamatan Junrejo menggunakan pendekatan penyuluhan agresif, yang memaksimalkan kemampuan dan potensi kelompok untuk meningkatkan produksi pertanian.
Collections
- Skripsi [282]
