| dc.description.abstract | Alpukat merupakan salah satu buah yang banyak memiliki banyak manfaat dan digemari di Indonesia. Tingginya kegemaran masyarakat Indonesia tentu akan berdampak kepada ketersediaan buah alpukat di Indonesia. Produksi alpukat selalu mengalami peningkatan produksi selama 5 tahun terakhir (2019-2024) dengan peningkatan produksi terbesar terjadi pada tahun 2020 ke tahun 2021 mencapai 32%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa alpukat memiliki prospek ekonomi yang baik, sehingga perlu adanya upaya pengembangan potensi yang difokuskan kepada usahatani. Perlu adanya peran kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian. Kompleksnya pembahasan terkait produksi komoditas alpukat di Indonesia menjadi perhatian penting, karena bernilai gizi tinggi sekaligus dapat diekspor sehingga dapat menambah devisa Negara. Peneliti tertarik melakukan penelitian dengan tujuan menganalisis; perkembangan dan potensi produksi alpukat di Indonesia selama kurun waktu 2001-2023 dan mengetahui strategi apa yang perlu diterapkan di Indonesia dalam upaya mendorong pengembangan dan potensi alpukat di Indonesia.
Lingkupan penelitian ini meliputi data produksi alpukat di Indonesia selama abad 21, dari tahun 2001 hingga 2023 (22 tahun) yang diperoleh dari diperoleh dari FAOSTAT (2025). Metode dan tahapan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri; Pertama, analisis deskriptif: Kedua, Compounded Annual Growth Rate (CAGR): Ketiga, studi literatur: keempat, dirancang skenario peningkatan produksi alpukat Indonesia, dibandingkan dengan hasil produksi alpukat di Meksiko: kelima, dilakukan pembahasan mengenai strategi yang dapat diterapkan oleh Indonesia untuk meningkatkan daya saing produksi alpukat.
Hasil analisis produksi alpukat di Indonesia dan Meksiko, diperoleh bahwa: Perkembangan produksi alpukat di Indonesia (2001-2023) selama 22 tahun terakhir, secara keseluruhan meningkat. Namun, kemajuan teknologi pertanian dan dukungan kebijakan pemerintah membantu sektor ini pulih dan terus berkembang. Rata-rata pertumbuhan produksi per tahun (CAGR) adalah 2,46%, menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Potensi produksi alpukat di Indonesia selama kurun waktu (2024-2046) diperkirakan akan meningkat secara stabil dari 664.872 ton dan pada tahun 2046 meningkat hingga 1.468.612 ton. Strategi yang perlu diterapkan di Indonesia dalam upaya mendorong pengembangan dan potensi alpukat di Indonesia adalah perlu adanya peran pemerintah terkait kebijakan yang tepat. Dukungan ini bisa berupa subsidi, pembangunan infrastruktur pertanian, dan pelatihan petani sangat penting untuk meningkatkan hasil panen. | en_US |