Pengaruh Pemberian Elisitor Biosaka Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Cabe Rawit (Capsicium Frutescens)
Abstract
Bahasa Indonesia: Salah satu alasan hasil cabai Indonesia sering tidak stabil adalah penggunaan pupuk buatan yang berlebihan, yang menurunkan kesuburan tanah. Pendekatan lain yang mulai dieksplorasi adalah penggunaan elisitor alami untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman, seperti Biosaka, yang terbuat dari ekstrak berbagai jenis daun. Evaluasi dampak perlakuan Biosaka terhadap pertumbuhan dan hasil cabai adalah tujuan dari penelitian ini. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), penelitian ini dilakukan selama tiga bulan di Greenhouse Science Techno Park Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Itu termasuk empat perlakuan (B0: kontrol, B1: daun sirsak + alang-alang, B2: daun sirsak + teki, dan B3: daun sirsak + daun pepaya) dan tiga ulangan. Karakteristik berikut diukur: berat buah, kandungan klorofil, kadar air daun relatif, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, dan jumlah buah. Aplikasi Biosaka tidak meningkatkan hasil buah secara signifikan, tetapi memberikan dampak yang baik terhadap perkembangan vegetatif, terutama tinggi tanaman dan kandungan klorofil, menurut data. Efisiensi kombinasi bahan kimia dan dosis Biosaka yang lebih tepat untuk memaksimalkan produksi cabai rawit masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Collections
- Skripsi [239]
