| dc.description.abstract | Masyarakat luas memanfaatkan bawang merah (Allium ascalonicum L.) sebagai produk hortikultura karena nilai ekonominya yang tinggi. Penggunaan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman memiliki dampak yang signifikan terhadap upaya peningkatan hasil dan kualitas umbi. Pupuk NPK Mutiara berkontribusi dalam penyediaan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk mendukung proses fisiologis tanaman, sementara pupuk organik cair merk NASA dikenal mampu mendorong pertumbuhan, mempercepat perkembangan tanaman, dan mendukung metode pertanian berkelanjutan. Kombinasi kedua jenis pupuk ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih positif terhadap produksi dan pertumbuhan bawang merah.
Rancangan blok acak faktorial digunakan dalam penelitian ini untuk menerapkan tiga tingkat pupuk organik cair merk NASA (3 ml per liter, 5 ml per liter, dan 7 ml per liter air) dan tiga tingkat pupuk majemuk yang memasok nitrogen, fosfor, dan kalium (5 gram, 10 gram, dan 15 gram per tanaman). Dua jenis terapi tidak berinteraksi secara signifikan, menurut temuan analisis. Tinggi tanaman, jumlah daun, dan komponen hasil termasuk berat segar, berat kering, dan jumlah umbi semuanya sangat dipengaruhi oleh pupuk majemuk nitrogen-fosfor-kalium, namun pupuk organik cair merk NASA meningkatkan berat tanaman dan jumlah umbi. Pupuk organik cair merk NASA dengan dosis 7 milliliter per liter air, bersama dengan pupuk majemuk nitrogen-fosfor-kalium dengan dosis 15 gram per tanaman, adalah kombinasi terbaik yang menghasilkan nilai terbesar pada kriteria pertumbuhan dan produksi. | en_US |