Peran Penyuluh Pertanian Dalam Mengembangkan Kelompok Tani Padi Sawah di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang (Studi Kasus :Kelompok Tani Morodadi Desa Banjararum)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi penyuluh pertanian terhadap pertumbuhan komunitas petani padi di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Untuk mendapatkan informasi kuantitatif mengenai frekuensi kegiatan penyuluhan yang digunakan untuk membentuk kelompok tani Morodadi, pendekatan penelitian ini menggunakan kuesioner. Sampel dipilih secara sensus dari 34 petani padi yang saat ini menjadi anggota Kelompok Tani Morodadi di Desa Banjararum. Di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, tingkat respons petani terhadap fungsi penyuluh pertanian dalam pembentukan kelompok tani padi dinilai menggunakan skala Likert dan sistem skoring. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyuluh pertanian telah berhasil menjalankan tugasnya. Skor mereka dalam kategori peran fasilitator (455, atau 89%), motivator (452, atau 89%), dan pendidik (461, atau 90%) semuanya menunjukkan hal ini. Dengan demikian, kehadiran penyuluh pertanian sangat relevan dan nyata dirasakan oleh petani dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, motivasi, serta akses terhadap sumber daya pertanian, yang pada akhirnya tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga memperkuat keberdayaan petani dalam mengelola usahatani secara mandiri dan berkelanjutan.
Collections
- Skripsi [282]
