Analisis Biaya Produksi dan Kelayakan Usaha Rotan di UD Puji Griya Lampion
Abstract
Indonesia merupakan salah satu produsen rotan terbesar di dunia dengan sumber daya alam rotan yang melimpah. Namun, ketersediaan rotan alami semakin menipis akibat tekanan lingkungan dan peningkatan permintaan global. Sebagai alternatif, rotan sintetis mulai banyak dikembangkan karena keunggulannya yang lebih tahan lama, ringan, dan ramah lingkungan. Industri rotan sintetis di tingkat UMKM memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian lokal serta memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar biaya produksi, penerimaan dan pendapatan di UD puji Griya Lampion dan untuk mengetahui apakah usaha rotan sintetis di UD Puji Griya Lampion layak untuk diusahakan, dengan fokus pada efisiensi produksi dan profitabilitas usaha di UD Puji Griya Lampion.
Penelitian ini dilakukan di UD Puji Griya Lampion, sebuah usaha kecil di bidang rotan sintetis yang berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian berlangsung selama empat bulan mulai Desember 2024 sampai Maret 2025 dengan pengumpulan data utama pada Januari 2025. Responden dipilih dengan purposive sampling terhadap pemilik usaha rotan sintetis UD Puji Griya Lampion, Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari wawancara dengan pemilik usaha dan data sekunder dari dokumentasi dan literatur pendukung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial serta analisis tematik pada data kualitatif. Penilaian kelayakan didasarkan pada teori biaya, penerimaan, pendapatan, dan rasio R/C.
Hasil temuan menunjukkan biaya produksi yang dikeluarkan pada Usaha Rotan di UD Griya Puji Lampion sebesar Rp 21.747.250 kemudian Penerimaan usaha rotan UD Griya Puji Lampion sebesar Rp 30.400.000 dan berhasil menjual 19 set produk rotan dengan rata-rata penerimaan per set adalah Rp 1.600.000 dan Pendapatan usaha rotan UD Puji Griya Lampion sebesar Rp 8.652.750, usaha rotan berhasil mencapai keuntungan bersih yang signifikan, dimana keuntungan jau melebihi biaya operasional yang mencerminkan efisiensi dalam pengelolaan biaya dan strategi pemasaran yang efektif. Analisis kelayakan usaha rotan UD Puji Griya Lampion menunjukkan RC/Ratio ≥1 sebesar 1.4, di mana setiap Rp1 yang dikeluarkan untuk biaya produksi mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp1.4 dengan demikian usaha rotan UD Puji Griya Lampion menguntungkan dan layak untuk terus dikembangkan.
Collections
- Skripsi [282]
