| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh berbagai jenis zat asam alami dan lama perendaman terhadap sifat fisik daging kambing, terutama pH, kemampuan menahan air, dan tingkat kelembutannya. Meskipun daging kambing merupakan salah satu produk hewani yang paling padat nutrisi, orang-orang tidak menyukai teksturnya yang kasar dan aromanya yang unik. Daging kambing direndam menggunakan larutan asam yang terbuat dari buah-buahan alami untuk meningkatkan kualitasnya. Pada tanggal 26–27 Mei 2025, penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Science Techno Park, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 3x3 yang mencakup dua faktor: jenis bahan asam (nanas, lemon, dan asam jawa) dan lama perendaman (1, 2, dan 3 jam), dengan tiga kali ulangan. Kelembutan daging, nilai pH, dan kapasitas menahan air merupakan beberapa faktor yang diuji menggunakan pH meter, teknik pengeringan, dan penetrometer. Berdasarkan temuan ini, semua variabel yang diamati dipengaruhi secara signifikan (P<0,01) oleh jenis asam yang digunakan, lama perendaman, dan kombinasi keduanya. Sari nanas dengan perendaman 3 jam (A3L3) menghasilkan hasil terbaik, dengan pH paling stabil, daya ikat air tertinggi, dan tekstur paling lembut. Berdasarkan hasil ini, marinasi daging kambing dengan nanas dan perendaman yang cukup lama dapat menjadi cara alami untuk meningkatkan kualitas fisiknya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan untuk mengolah daging kambing agar lebih enak dinikmati pelanggan dan mendorong penggunaan bahan pengempuk daging alami | en_US |