Peran Ekologi, Kelembagaan, dan Teknologi Dalam Usaha Sapi Potong di Desa Wonoayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana lingkungan, kelembagaan, dan teknologi mendukung upaya penggemukan sapi potong di Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Teknik kualitatif digunakan dengan pengambilan sampel secara purposive. Partisipan dalam penelitian ini meliputi pengurus, anggota kelompok ternak, kepala desa, dan kepala dinas peternakan. Informasi yang dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara terstruktur, dan observasi dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kandang ternak dibangun tanpa memenuhi kriteria teknis, dan teknik penanganan limbah ternak yang masih kuno masih digunakan. Dari sudut pandang kelembagaan, organisasi peternakan, koperasi, dan bantuan pemerintah berupa pelatihan dan dukungan teknis telah memainkan peran penting dalam perluasan usaha peternakan. Namun, dari segi teknologi, hanya inseminasi buatan yang telah banyak digunakan; teknologi pakan dan kandang masih jarang dan masih dalam tahap awal. Peternak sapi menghadapi tiga tantangan utama: keterbatasan akses terhadap teknologi modern, kurangnya inovasi, dan keterbatasan lahan. Dengan mempertimbangkan semua faktor tersebut, lingkungan, kelembagaan, dan teknologi secara strategis berkontribusi terhadap keberhasilan program penggemukan sapi potong. Namun, pekerjaan ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan kemajuan teknologi, dan pengembangan kelembagaan sangat penting bagi pertumbuhan usaha peternakan yang efektif dan berkelanjutan
Collections
- Skripsi [284]
