Strategi Penjualan dan Rantai Pasar Telur Layer Menggunakan Analisis Business Model Canvas (Studi Kasus Pada Peternakan Unggas Jaya Mulia, Kota Batu)
Abstract
Dengan menggunakan teknik Business Model Canvas (BMC), penelitian ini mencoba mengevaluasi strategi penjualan telur ayam petelur dan rantai pasar CV. Unggas Jaya Mulia untuk menentukan kelebihan, kekurangan, dan area potensial untuk pertumbuhan. Pada bulan Maret dan April 2024, penelitian deskriptif kualitatif dilakukan di CV. Unggas Jaya Mulia di Kota Batu. Dokumentasi, observasi, dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Proposisi nilai, segmen klien, koneksi pelanggan, saluran, aktivitas utama, sumber daya utama, mitra signifikan, aliran pendapatan, dan struktur biaya adalah sembilan komponen utama dari teknik Business Model Canvas, yang digunakan untuk melakukan penelitian. Temuan menunjukkan bahwa rencana bisnis CV. Unggas Jaya Mulia cukup berhasil. Bisnis ini menjalin aliansi dengan 20 grosir sebagai klien utamanya. Kualitas produk dan kontinuitas pasokan adalah manfaat utama yang diberikan. Aliran pendapatan meliputi penjualan limbah hewan, ayam potong, dan telur. Komponen terbesar dari struktur biaya adalah tenaga kerja (10,34%) dan pakan (82,74%). Dari petani hingga konsumen melalui grosir dan pengecer, rantai pasar beroperasi dengan baik melalui saluran distribusi langsung. Sesuai rencana bisnis CV, Unggas Jaya Mulia telah berhasil membangun sistem penjualan dan distribusi yang andal dan efektif. Namun, untuk mengurangi risiko yang terkait dengan hanya mengandalkan satu saluran distribusi, penting untuk mendiversifikasi mitra bisnis.
Collections
- Skripsi [284]
